Friday, May 04, 2007

HARI 15 : DIBENTUK UNTUK KELUARGA ALLAH

Apakah kamu senang memiliki keluarga ? Allah juga menginginkan sebuah keluarga dimana kamu menjadi bagian di dalamnya.

Coba ceritakan tentang keluargamu. Siapa saja yang ada dalam keluargamu ?

Nama Ayah :

Pekerjaan Ayah :

Nama Ibu :

Pekerjaan Ibu :

Nama Saudara-Saudara :

Pekerjaan/Sekolah :

Namamu :

Sekolahmu :

Senang sekali memiliki keluarga. Mama dan Papa merencanakan keluargamu ketika mereka membentuk keluarga baru. Mereka ingin memiliki kamu untuk hidup berbahagia bersama Mama, Papa dan saudara-saudaramu.

Allah merencanakan supaya kamu menjadi bagian dalam Keluarga Allah sebelum kamu dilahirkan ke dunia ini. Kalau kamu membaca Alkitab, di sana tertulis kisah bagaimana Allah membangun sebuah keluarga yang saling mengasihi satu sama lain, dan mengasihi serta menghormati Allah. Allah ingin membagi apa yang Ia miliki dengan kita sebagai keluargaNya.

Nyatakan terima kasihmu kepada Allah dalam doa karena Ia telah mengangkatmu sebagai anakNya, dan karena Ia adalah Bapa yang mengasihi kita.

(Pembina memimpin anak-anak dalam doa syukur)

Bagaimana caranya menjadi anak Allah ?

Sama dengan caranya kamu menjadi anak mama dan papamu. Sebagai anak jasmani (di dunia ini), kamu harus dilahirkan dulu secara jasmani.

Dimana kamu dilahirkan ?

(Sebutkan negara, kota, rumah sakit, tanggal lahir)

Pada saat menjadi anak Allah secara rohani (roh kita), kamu juga harus dilahirkan dulu secara rohani.

Bagaimana caranya lahir secara rohani, atau lahir baru dan menjadi anak Allah ?

Gal 3:26 ( Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus )

Keluarga rohani lebih penting dari keluarga jasmani, karena keluarga rohani akan berlangsung selamanya.

Manfaat menjadi Anak Allah :

  1. Nama keluarga
  2. Keserupaan dengan keluarga
  3. Hak istimewa keluarga
  4. Hubungan akrab keluarga
  5. Warisan keluarga

1Pe 1:4 untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.

Eph 1:18 ... betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

Sebagaimana kamu bangga menjadi bagian dari keluargamu di bumi, demikian juga seharusnya kamu bangga menjadi bagian dari keluarga Allah.

Orang yang menjadi bagian dalam keluarga Allah menyatakan kepada orang-orang lain bahwa mereka adalah anggota keluarga Allah dengan cara dibaptis.

Baptisan tidak membuat kamu jadi keluarga Allah secara otomatis. Tetapi baptisan adalah tanda yang bisa ditunda sampai kamu cukup dewasa untuk melakukannya, bahwa kamu sudah menjadi anggota keluarga Allah.

Di kitab Para Rasul disebutkan bahwa 3.000 orang dibaptis pada hari yang sama ketika mereka percaya kepada Kristus. Pastikan suatu hari nanti, kalau kamu sudah cukup besar untuk meminta dibaptis sebagai pernyataan bahwa kamu adalah keluarga Allah !

Kalau kamu merasa tidak berarti, tidak dikasihi, atau merasa tidak aman, ingatlah kamu milik siapa. Kamu adalah anak Allah !

Ayat Hafalan :

Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya ( Efesus 1 : 5 )

Thursday, March 15, 2007

HARI 14 : KETIKA ALLAH TERASA JAUH

Apakah kamu pernah berpikir kalau Tuhan sebenarnya tidak ada ?

Ketahuilah bahwa Tuhan nyata, tidak peduli kamu merasakan hal itu atau tidak.

Seringkali waktu keadaan kita baik maka mudah percaya kepada Tuhan.

Sebutkan apa yang dimaksud dengan keadaan baik !

( Saat kita memiliki makanan yang cukup, teman, keluarga, kesehatan, dan hal-hal lain yang membuat kita senang )

Tapi bagaimana caranya kita bisa tetap percaya dan menyembah Tuhan saat keadaan tidak menyenangkan ? Saat kamu merasa Tuhan itu jauh ?

Seringkali supaya persahabatan kita kuat, Allah menguji kita dengan masa-masa yang rasanya seperti perpisahan. Ketika itu terjadi, kamu merasa seolah-olah Allah meninggalkan atau melupakanmu. Ini bisa membuatmu ragu-ragu kepada Tuhan.

Daud pernah merasakan hal ini, meskipun ia adalah orang yang sangat dekat dengan Allah dibandingkan siapapun. Coba kamu baca jeritannya kepada Tuhan dalam :

Mazmur 10 : 1

Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN, dan menyembunyikan diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan?

Mazmur 22 :1

Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.

Mazmur 43 : 2

Mengapa Engkau membuang aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh?

Sebenarnya Tuhan nggak pernah meninggalkan Daud. Dia juga nggak pernah meninggalkanmu.

Setiap anak Tuhan pasti akan pernah merasakan hal ini, meskipun hal ini tidak enak rasanya. Tapi ini penting untuk membuat iman kamu bertumbuh. Allah ingin menguji apakah kamu tetap mengasihi, percaya, dan taat kepadaNya meskipun kamu tidak merasakan kehadiranNya atau tidak punya bukti yang bisa dilihat.

Apa yang bisa memisahkan kita dari Allah ?

(dosa, tidak taat pada Allah, bermusuhan dengan orang lain, kesibukan, persahabatan dengan dunia)

Lalu, apa yang bisa dilakukan ketika kamu merasa Tuhan jauh ?

  1. Katakan perasaanmu kepada Allah.

Keterbukaan kepada Allah menunjukkan kamu punya iman kepadaNya. Berpeganglah erat-erat pada karakter Allah yang tidak pernah berubah, bukan pada perasaanmu yang tidak tetap.

Bagaimana karakter Allah ?

( Allah itu baik. Allah itu mengasihimu. Allah menyertaimu. Allah tau apa yang kamu alami. Allah peduli. Allah punya rencana yang baik untuk kamu. )

  1. Tetap percaya Allah menepati janjiNya.

Jangan terganggu kalau kamu mengalami kesulitan, karena keadaan tidak merubah karakter Allah dan kasihNya kepadamu.

  1. Ingat pada apa yang telah dilakukan Allah bagi kamu.

Bahkan bila kamu merasa Allah tidak pernah melakukan apapun bagi kamu, Ia tetap layak dipuji karena apa yang dilakukan Yesus bagimu di atas kayu salib. Kamu patut bersyukur untuk hal itu.

Apa yang dilakukan Yesus di kayu salib bagimu ?

( Anak Allah mati bagimu untuk menebus semua dosa-dosamu supaya kamu dibebaskan dari kekekalan di dalam neraka, dan masuk ke Surga selamanya. )

Ayat Hafalan

Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

(Ibrani 13 : 5)

HARI 13 : PENYEMBAHAN YANG MENYENANGKAN ALLAH

Allah ingin segenap dirimu.

Maksudnya adalah, Allah tidak tertarik kalau kamu tidak sungguh-sungguh mengasihi Dia, atau hanya taat sebagian saja dari FirmanNya, atau kamu memberikan kepada Dia sisa-sisa waktu atau uangmu. Allah mau kamu menomer-satukan Dia. Allah ingin jadi yang utama dalam hidupmu.

Kalau kamu sungguh-sungguh menyembah Allah, maka kamu menjadikan Dia yang paling atas dari semua hal.

Allah suka kalau kita menyembah dengan :

  1. TEPAT

Artinya, cara menyembah kita harus persis seperti yang dikatakan oleh Firman Tuhan, bukan menurut pendapat kita sendiri. Bagaimana menyembah Allah menurut Alkitab ?

Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

(Yohanes 4 : 23)


1. Mengapa kita harus menyembah dalam roh ?

(Karena Allah adalah roh)

2. Apa maksudnya menyembah dalam roh ?

(Maksudnya menyembah dengan segenap diri kita, bukan cuma secara fisik/tubuh saja yang hadir di gereja, atau yang berdoa di rumah, padahal hati kita tidak benar-benar menyembah Tuhan )

  1. Apa maksudnya menyembah dalam kebenaran ?

(Menyembah dalam kebenaran adalah artinya menyembah sesuai Firman Tuhan.


Dasar firman-Mu adalah kebenaran. (Mazmur 119 : 160)

2. ASLI

Allah mau kita menyembah Dia dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, bukan pura-pura. Allah tidak suka kepalsuan. Ia ingin kita jujur dan tulus untuk mengekspresikan cinta kita kepadaNya baik dengan menyanyi, bersorak, bersaksi, memainkan alat musik, mengakui kebesaran dan kehebatan Allah, berdiri, berlutut, menari, mengangkat tangan, bertepuk tangan dan sebagainya.

3. MELIBATKAN AKAL BUDI

Allah tidak suka kita menyembah seperti beo, artinya hanya menirukan orang lain atau karena kebiasaan, tetapi Allah mau kamu mengatakan sesuatu yang benar-benar kamu maksudkan dari dalam hati dan pikiranmu sendiri. Hal itu disebut hal yang sia-sia. Kamu tentu juga akan merasa bosan kalau setiap bertemu denganmu, temanmu selalu mengatakan hal yang sama dan diulang-ulang terus.

Kalau kamu memuji Tuhan, kamu juga harus menyatakan dengan spesifik mengapa kamu memuji Dia. Spesifik artinya adalah khusus dan tertentu. Misalnya kamu mengatakan : “ Tuhan Engkau sungguh baik”, itu tidak cukup. Belajarlah untuk mengatakan dengan jelas mengapa kamu memuji Tuhan itu baik, misalnya dengan berkata, “ Tuhan, Engkau sungguh baik karena Engkau telah menolongku dalam minggu ini untuk belajar manjadi anak yang suka tersenyum.”

a. Bagaimana caranya supaya kamu bisa memiliki kata-kata penyembahan yang banyak dan kreatif sehingga kamu tidak menyembah Tuhan dengan kata-kata yang itu-itu saja ?

Dengan banyak membaca kitab Mazmur supaya kita belajar memuji Tuhan dari Daud yang dikatakan Alkitab sebagai orang yang berkenan kepada Tuhan. Kita juga bisa memperluas ekspresi kita dengan membaca kitab-kitab lain dalam Alkitab.

b. Lanjutkan kalimat di bawah ini dengan kata-katamu sendiri :

  1. Tuhan, aku memujiMu karena ……………………………………..
  2. Tuhan, Engkau Allah yang luar biasa karena ………………………
  3. Tuhan, aku mengasihiMu karena …………………………………..
  1. PRAKTIS

Allah mau kita menyembah Dia saat kita di bumi ini, bukan cuma saat nanti kita ada di Surga. Artinya, kita menyembah Dia dengan seluruh diri kita, termasuk dengan tubuh kita. Dan itu artinya, mulai hari Minggu sampai hari Sabtu. Bukan cuma saat kamu ada di gereja saja. Tapi setiap saat. Setiap hari.

Dengan menyembah Tuhan setiap saat, maka kamu dituntut tidak mementingkan diri sendiri. Tidak mungkin kamu bisa meninggikan Tuhan, dan pada saat yang bersamaan meninggikan diri sendiri. Kamu menyembah Tuhan bukan supaya kamu merasa senang, tetapi supaya Tuhan merasa senang. Jadi, ketika kamu memuji Tuhan meskipun sedang merasa tidak ingin melakukannya, ketika kamu ke gereja atau ke sel group padahal kamu ingin bermain atau nonton TV, maka hal itu adalah artinya kamu mempersembahkan tubuhmu sendiri sebagai kurban kepada Allah. Ini adalah kurban yang menyenangkan hati Tuhan.

Ayat Hafalan :

Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu

(Markus 12 : 30)